Aku tak pernah berkeinginan menjadi seorang pengecut seperti saat ini. Siapa aku, cukup Tuhan dan aku yang tau. Aku cuma seorang perempuan plinplan yang tidak berpendirian. Berubah itu tak semudah mengucapkannya, siapa sih yang tidak ingin berubah menjadi lebih baik? Aku hanya butuh pendengar yang baik untuk mengurangi beban yang menghimpit otakku, makanya aku mencurahkan semuanya disini. Tanpa satu orang pun yang mengenal aku, tapi mau membaca tulisan-tulisanku.
Aku bahkan tidak mengenali jati diriku, ketika banyak mulut memaksaku menjadi orang lain. Ketika aku tidak mampu berkata ‘tidak’ kepada sepasang bola mata yang menatapku tajam, memaksaku melakukan apa yang enggan aku lakukan. Ketika aku tidak mampu berkata ‘iya’ kepada cengkraman yang menarikku menjauhi segala hal yang aku ingin lakukan. Ketika itu pula aku berubah menjadi aku yang lain, aku yang tidak kukenali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar